INVESTASI RUMAH JOGJA
Dapatkan Info Investasi Rumah dan Tanah Jogja Terupdate di situs kami
Pesan Sekarang

Cara Menjual Rumah Melalui Bank Dengan Langkah Berikut

Cara menjual rumah melalui bank bisa dengan mudah dilakukan asalkan dengan prosedur dan pemenuhan persyaratan yang tepat. Meskipun ini semakin banyak masyarakat yang ingin memiliki rumah sendiri untuk hunian maupun untuk investasi, ternyata tak sedikit pula yang saat ini ingin menjual rumah mereka. Alasan yang sering didengar adalah karena pindah tempat kerja atau ingin membeli rumah yang lebih bagus lagi. Jika saat hendak menjual rumah terdapat calon pembeli yang sedang membutuhkan, maka tidak akan muncul masalah karena penjualan dapat berjalan dengan baik.

Yang menjadi masalah adalah saat hendak menjual rumah namun setelah ditawarkan atau dipromosikan kesana kemari masih belum ada juga yang datang dan melamar rumah tersebut untuk dijadikan miliknya. Jika Anda merupakan salah satu yang mengalami hal tersebut, maka cobalah berpikir untuk bekerjasama dengan bank dalam proses penjualannya. Pertanyaannya adalah bisakah menjual rumah ke bank? Jawabannya adalah sangat bisa.

Beberapa Cara Menjual Rumah Melalui Bank
Enggannya sebagian besar masyarakat yang hendak menjual rumah untuk bekerjasama dengan bank dalam hal penjualannya disebabkan oleh anggapan bahwa bekerjasama dengan bank sangatlah ribet dan prosesnya lama. Anggapan tentang rumitnya penjualan rumah melalui bank karena terdapat berbagai peraturan dan kebijakan yang harus dipenuhi tidaklah sepenuhnya benar.
Pengurusan beberapa dokumen dalam proses penjualan adalah hal yang wajar. Bahkan karena saat ini banyak bank yang sudah mencanangkan dan menyediakan program KPR atau Kredit Pemilikan Rumah membuat rumah akan lebih cepat laku. Hal ini dikarenakan pihak bank akan menyediakan alternatif program KPR dengan cicilan per bulan dalam kurun waktu tertentu pada pembeli sehingga dapat meringankan pembeli. Berikut ini adalah beberapa prosedur dan tips menjual rumah melalui bank yang dapat dilakukan:
·         Melakukan pelunasan sisa angsuran
Cara yang pertama ini dapat dilakukan apabila rumah yang hendak dijual masih berstatus KPR yang belum selesai proses angsurannya. Langkah yang dapat dilakukan adalah dengan melunasi terlebih dahulu sisa angsuran yang masih ada sampai waktu terakhir angsuran yang sudah disepakati. Dengan melunasi kekurangan tersebut, maka penjual akan memiliki Sertifikat Hak Milik atas rumah yang hendak dijual. Para calon pembeli pun jadi merasa lebih yakin tentang legalitas rumah yang hendak dijual. Memang diperlukan dana yang cukup besar untuk melakukan pelunasan, namun uang dari hasil penjualan rumah merupakan hak untuk dimiliki seutuhnya sebagai pihak penjual. Namun perlu diingat, melalukan pelunasan sebelum masa tempo berakhir dapat dikenakan denda dengan nominal tertentu sesuai dengan kesepakatan. Namun pada umumnya lebih rendah dari sisa bunga dari pinjaman yang masih tersisa.
·         Melakukan penawaran langsung pada pihak bank
Penjualan melalui bank adalah salah satu cara menjual rumah agar cepat laku yang sangat tepat untuk dilakukan. Penjual rumah dapat secara langsung menawarkan rumah kepada pihak bank untuk dapat membelinya. Oleh pihak bank, rumah tersebut akan dipromosikan pada masyarakat yang membutuhkan dan menjembatani pembelian dengan menerapkan atau memberi opsi pilihan program Kredit Pemilikan Rumah atau KPR. Program KPR menempatkan bank sebagai pihak yang memdanai pembelian rumah sehingga pembeli hanya tinggal membayar Down Payment atau DP serta melakukan angsuran setiap bulannya dengan nominal dan kurun waktu tertentu sesuai dengan kesepakatan.
·         Melakukan oper kontrak
Jika rumah yang hendak dijual masih dalam status KPR namun ingin sesegera mungkin menjualnya, maka yang dapat dilakukan adalah oper kontrak dengan pihak lain yang berminat untuk membeli rumah tersebut. Oper kontrak adalah salah satu cara menjual rumah melalui bank yang sangat aman. Jika memilih cara ini, pastikan kesepakatan dan keterbukaan terjalin baik antara pihak penjual dan pembeli rumah.
Terkadang melakukan oper kredit rumah KPR di bank asal atau bank yang pertama kali memberikan program KPR, prosedur dan persyaratannya jauh lebih sulit dibandingkan dengan bekerjasama pada bank lama. Untuk itu, usahakan memindahkan program KPR dari bank asal ke bank yang lainnya yang dirasa pas untuk menjalankan program KPR. Jangan lupa untuk saling mempersiapkan dokumen yang dipelukan untuk proses oper kontrak. Jangan sampai terdapat dokumen yang terlewat yang dapat mengganggu keberhasilan oper kontrak.
·         Mencari pembeli terlebih dahulu
Cara berikutnya adalah dengan mencari terlbih dahulu pihak yang hendak membeli rumah khususnya yang ingin mengikuti program KPR. Baru setelahnya pembeli tersebut mengajukan program KPR terhadap bank dengan obyek rumah tersebut. Maka pihak bank akan melakukan seleksi dan penentuan apakah pihak yang mengajukan KPR tersebut dapat disetujui atau tidak.
Sebenarnya penjualan rumah melalui bank memiliki estimasi waktu dan proses yang tidak terlalu berbelit jika dokumen yang diperlukan sudah dipersiapkan dengan matang. Bahkan penjual rumah pun akan memperoleh dana tunai atas hasil penjualan rumah dari pihak bank. Yang perlu diperhatikan hanyalah beberapa cara menjual rumah melalui bank yang telah disampaikan di atas. Semoga bermanfaat!

No comments

Post a Comment

Tentang Kami


Kami adalah Situs khusus Jual Beli

Tanah dan Rumah khususnya daerah Yogyakarta.



Siap melayani Transaksi Jual Beli Tanah Maupun Rumah


untuk kebutuhan Investasi maupun Tempat tinggal Anda.


: [email protected]



Formulir Kontak

© InvestasiRumahJogja.com All Rights Reserved (Invetsasi Rumah untuk Kost, Tips Jual Beli)